Dr.Salim: PKS Jadikan Perempuan Pilar Penting Dalam Melayani Umat dan Membangun Bangsa

Jakarta– Ketua Majelis Syura PKS, Dr. Salim Segaf al Jufri mengungkapkan pentingnya peran perempuan dalam kancah perpolitikan berbangsa dan bernegara, dengan berkaca peran tokoh perempuan di masa penjajahan seperti RA Kartini, Cut Nyak Dien, Rahmah El Yunusiyyah, dan HR Rasuna Said, PKS menjadikan perempuan sebagai pilar penting dalam melayani umat dan membangun bangsa

Hal demikian dalam acara bertajuk Membangun Peran Kebangsaan, yang diadakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PkS, pada Sabtu (14/8/2021).

“Partai Keadilan Sejahtera menjadikan perempuan sebagai pilar penting dalam melayani ummat membangun bangsa dan negara, dari tangan perempuan, salah satu proses kaderisasi kepemimpinan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar melahirkan manusia berkualitas, berkarakter kokoh, pemimpin dan pelopor,” tutur Dr. Salim.

Dr. Salim juga menyebutkan, peran perempuan PKS telah memberikan kontribusi yang nyata dalam membangun bangsa dan pelayanan kepada masyarakat baik di bidang pendidikan,politik, atau professional.

“Tokoh perempuan PKS telah berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan berkhidmat kepada masyarakat, contohnya almarhumah ustadzah Yoyoh Yusroh yang dikenal gigih memperjuangkan RUU Pornografi yang kini menjadi undang-undang untuk menyelamatkan generasi muda dari dekandensi moral, ustadzah Aan Rohana, yang berjuang di bidang politik dan pendidikan, pendiri pesantren Darul Quran, ada juga ustadzah Wirianingsih, pejuang Rumah Keluarga Indonesia, yang telah melahirkan dan mendidik 10 anak ahfidz dan hafidzah Al Qur’an, dan masih banyak lagi perempuan-perempuan PKS yang berkiprah di bidang politik, pendidikan, ekonomi, sosial dan professional,” tutur Dr. Salim

Dr. Salim kemudian menyebutkan peran perempuan PKS di kancah parlememen DPR RI yakni, Ledia Hanifa, Kurniasih Mufidayati, Netty Prasetyani, Anis Byarwati, Sakinah Al Jufri, Nur Azizah Tamhid, Sadiah Maluputty, dan Nevy Zuarina, ia menegaskan kehadiran perempuan PKS di kancah public tidk hanya memperjuangkan hak-haj perempuan tapi juga menjadi oenyeimbang dalam membuat kebijakan pembangunan negara.

“Kehadiran perempuan PKS di kancah publik tidak hanya memperjuangkan hak-hak perempuan, namun wujudkan keseimbangan dalam kebijakan pembangunan, negara memerlukan andil perempuan dalam melahirkan kebijakan yang ramah bagi seluruh rakyat, terutama afirmasi kesejahteraan anak, keluarga, dan kelompok rentan,”. tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Salim memberi pesan dan arahan kepada seluruh peserta diklat perempuan PKS agar serius dalam mengikuti setiap pelatihan, agar optimal dalam mengambil peran membangun bangsa dan melayani rakyat.

“Kepada seluruh peserta Diklat Perempuan PKS  agar mengikuti pelatihan dengan serius untuk meningkatkan kapasitas,  agar optimal meneruskan perjuangan perempuan-perempuan pendahulu, dengan mengasah pengetahuan dan meningkatkan kapasitas dalam diklat ini, in sya Allah perempuan PKS mampu mengambil peran dalam membangun bangsa serta bekerja dalam melayani rakyat dan membela NKRI,” tutupnya.

Share This

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Asslamualaikum Bisa Kami Bantu..

By
HUMAS DPD PKS DELI SERDANG